Beranda > Uncategorized > Cerita Tunanetra Yang Menginspirasi-1

Cerita Tunanetra Yang Menginspirasi-1

Sang Tunanetra indigo –  oleh Bahrani

 

Suatu hari Pembimbing penulis, Bpk. Tatang Suparman (Alm) membimbing seorang penyandang tunanetra bernama HERRY di Sarijadi Bandung.

 

Herry diberi sugesti : “Di dalam diri kamu ada TV KAMERA”. “Coba kamu lihat ada siapa di dapur ?”  Ternyata Herry dapat melihat apa dan siapa saja yang ada di dapur dari TV Kameranya.

 

Pernah Herry naik angkot dari Stasion Hall ke Sarijadi Bandung. Ketika sudah dekat tujuan dengan yakin angkot di stop tanpa ragu-ragu.

 

Sampai sekarang Herry sering diminta bantuannya misalnya di Pangandaran untuk penyembuhan orang yang sakit biasa (perlu pemijatan) atau sakit yang lain seperti terganggu jin atau guna-guna.

 

Dalam kesehariannya Herry biasa-biasa saja. Dia meraba-raba ketika mencari asbak rokok. Tetapi ketika ditanya : ”HER” siapa dan bagaimana tamu yang di depan rumah ?”

Seolah-olah pertanyaan itu mengaktifkan TV Kameranya dan dia menjawab dengan meyakinkan, ”Perempuan cantik berambut panjang, tetapi sayang saya tidak dapat melihat warnanya karena gambarnya hitam putih”.

Dan apa yang dilihatnya di TV Kamera tadi memang benar adanya.

 

Apa rahasianya bisa demikian ?

 

Berikut ilustrasinya dari Harun Yahya :

 

Ada TV Camera canggih di belakang kepala kita.

 

TV kamera ini terhubung ke seluruh dunia baik di bumi, di angkasa, bahkan sampai ke dalam perut bumi, di alam nyata maupun yang tidak nyata oleh panca indera kita yang terbatas ini.

Penghubung itu adalah frekwensi khusus yang sangat cerdas yang ada pada manusia dan binatang sebagai makhluk hidup. Kami sebut penghubung itu sebagai “Gelombang Quotient”.

 

Orang tidak heran dapat bertelepon cellular/ flexi dapat berhubungan dalam kondisi yang real.  Tetapi orang heran ketika ada yang mengatakan bahwa dia dapat berkomunikasi dengan kerabatnya tanpa pesawat telepon, padahal pembicaraan itu sama-sama menggunakan frekwensi tertentu.

 

Orang tidak heran ketika sebuah TV kamera menampilkan gambar dalam kondisi real.

 

Bagaimana seandainya kita dapat membantu para penyandang cacat menjadi seperti Herry ? Alangkah bahagianya.  Kenapa anda tidak mencobanya ? Kalau orang lain seperti Pak Tatang Suparman bisa melakukannya, Anda tentu bisa juga. Anda bisa ……………. Saya bisa …………………

 

 

Sumber : Pengalaman pribadi Bahrani dan VCD Harun Yahya.

Kategori:Uncategorized
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: